Pontianak (Suara Kalbar)- Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Niyah Nurniyati, menyatakan bahwa kasus kenakalan remaja menjadi fokus perhatian lembaganya karena masuk dalam kategori perlindungan khusus.
SelengkapnyaBerita Terbaru
Pontianak (ANTARA) - Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Niyah Nurniyati mengatakan bahwa kenakalan remaja masuk kasus perlindungan khusus dan akan menjadi perhatian bagi lembaganya.
SelengkapnyaTRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua KPAD Kota Pontianak Niyah Nurniyati mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi terhadap semua stakeholder terkait guna menyikapi perkembangan Kamtibmas di Kota Pontianak yang melibatkan anak.
SelengkapnyaKBRN, Pontianak: Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak meminta kepada kepolisian untuk menertibkan konvoi remaja bersajam yang beraksi di Kota Pontianak, Senin (19/2/2024).
SelengkapnyaPONTIANAK - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak menemukan pelibatan anak pada kegiatan kampanye partai politik maupun pasangan calon presiden dan wakil presiden di masa kampanye Pemilu 2024.
SelengkapnyaPublikasi Terbaru
PONTIANAK. Setelah melalui berbagai macam proses tahapan seleksi, kini secara resmi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak Periode 2022 – 2026 telah dikukuhkan oleh Walikota Pontianak Edi Kamtono pada selasa, 1 November 2022 di Hotel Mercure Pontianak.
Selengkapnya
Anggota KPAD
Hubungi kami
Jika ada pertanyan atau pengaduan, Silahkan hubungi kami
Link Terkait
